Link Pertanyaan Seputar SEO
Link Pertanyaan Seputar SEO ( Klik disini)
Filed under: SEO | No Comments »
Link Pertanyaan Seputar SEO ( Klik disini)
Filed under: SEO | No Comments »
Anda mempunyai google pagerank (gpr) rendah? Jangan takut,
berdasarkan pengalaman saya saat mempunyai page rank 0-1,saya mempunyai banyak ide
utk membuat trafik website / blog saya menjadi ramai,
salah satunya adalah dengan
men-submit feed / rss anda ke rss submission / directory.
Dengan mensubmit / mendaftarkan feed RSS anda ke RSS submision, selain anda mendapatkan
backup dari website dari trafik yang ramai dan pagerank tinggi, anda juga akan mendapatkan backlink secara “tidak langsung” dari situs-situs penyedia jasa tersebut, mereka mempunyai spider tertentu yang akan mengindex seluruh / sebagian feed anda, otomatisnya, seluruh / sebagian halaman blog / CMS anda akan tercrawl dan mendapatkan backup dari mereka.
Berikut ini beberapa situs RSS submission yang cukup terkenal yang bisa memberikan backlink kepada anda:
http://www.topblogarea.com
http://www.blogtoplist.com
http://blogflux.com
http://www.bloginspace.com
Yakin deh dengan tulisan artikel ini…….
Filed under: SEO | No Comments »
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mendesak pemerintah segera menindak tegas aliran Al-Qiyadah Al-Islamiyah, menangkap dan mengadili pendirinya sebelum timbul keresahan yang lebih besar di masyarakat.
“Pemerintah tidak boleh tinggal diam. Pemerintah harus segera menghentikan gerakan ini, usut dan tangkap pelakunya, termasuk siapa yang berada di belakang gerakan ini semua,” kata Ketua Umum PBNU, KH Hasyim Muzadi, di Jakarta, Rabu.
Dikatakannya, pemerintah tidak perlu ragu untuk menghentikan aliran yang bisa merusak akidah masyarakat tersebut. Selanjutnya, perlu dilakukan penyadaran terhadap pengikut aliran yang telah dinyatakan sesat oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) tersebut.
Aliran Al-Qiyadah Al-Islamiyah didirikan oleh Ahmad Moshaddeq alias H Salam sejak 23 Juli 2006. Ia mengaku, mendapat wahyu dari Allah dan mengaku sebagai Rasul menggantikan posisi Muhammad SAW setelah bertapa selama 40 hari 40 malam.
Kitab Suci yang digunakan adalah Al Quran, tetapi meninggalkan hadits dan menafsirkannya sendiri. Aliran itu juga mengajarkan Syahadat baru, yakni “Asyhadu alla ilaha illa Allah wa asyhadu anna Masih al-Mau`ud Rasul Allah”, di mana umat yang tidak beriman kepada “al-Masih al-Mau`ud” berarti kafir dan bukan muslim.
Selain itu, aliran baru ini tidak mewajibkan shalat, puasa dan haji, karena pada abad ini masih dianggap tahap perkembangan Islam awal sebelum akhirnya terbentuk Khilafah Islamiyah. Aliran tersebut juga mengenal penebusan dosa dengan menyerahkan sejumlah uang kepada al-Masih al-Mau`ud.
“Siapa pun orangnya, kalau mengaku sebagai nabi adalah sesat, merusak dirinya sendiri dan orang lain,” kata Hasyim, yang juga pengasuh Pondok Pesantren Al Hikam, Malang, Jawa Timur, tersebut.
Ditanya pers mengenai kemungkinan ada pihak yang menolak dilakukannya penindakan terhadap aliran Al-Qiyadah Al-Islamiyah dengan alasan kebebasan beragama dan berkeyakinan, Hasyim yang juga Presiden Konferensi Dunia Agama-agama untuk Perdamaian (WCRP) itu secara tegas menyatakan, alasan itu sangat tidak tepat.
“Itu tidak bisa disebut kebebasan beragama,” katanya.
Sebelumnya, Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa bahwa Aliran Al-Qiyadah Al-Islamiyah adalah sesat. Ketua Komisi Fatwa MUI, KH Ma`ruf Amin, menegaskan bahwa aliran ini berada di luar Islam, dan orang yang mengikutinya adalah murtad (keluar dari ajaran Islam).
“Bagi mereka yang sudah telanjur mengikutinya diminta bertobat dan segera kembali kepada ajaran Islam yang sejalan dengan Quran dan hadits,” katanya.
MUI juga mendesak pemerintah melarang penyebaran paham baru tersebut serta menindak tegas pemimpinnya. Aliran tersebut telah terbukti menodai dan mencemari ajaran Islam karena mengajarkan sesuatu yang menyimpang dengan mengatasnamakan Islam.
Dakwah aliran Al-Qiyadah Al-Islamiyah itu, kata Maruf, cukup mengkhawatirkan karena telah menyebar ke beberapa provinsi, antara lain di Jawa Barat, Jakarta, Yogyakarta, dan tercatat ribuan orang mengikuti dakwahnya
Filed under: News | No Comments »
By Syofiardi Bachyul Jb
Padang, Indonesia, (The Jakarta Post):
Activists in West Sumatra have protested against a raid on the Al-Qiyadah Al-Islamiyah Islamic sect by police acting on the orders of the Indonesian Ulema Council (MUI).
The sect has found itself under attack in several parts of the country, including West Sumatra and West Java, since the council declared it blasphemous on Thursday and demanded the government ban it.
The Pusaka Inter-Community Study Center, a non-governmental organization promoting pluralism in West Sumatra, has called for the public to respect individual’s rights to perform their religions and beliefs according to human rights.
“Labeling a group’s teachings as blasphemous and then attacking them is against the Constitution.
“The police and the Indonesian Ulema Council should refrain (from doing so) and solve the matter wisely,” Pusaka director Sudarto told The Jakarta Post.
Members of several large organizations, including the Indonesian Mujahidin Council, visited last week the shop-house in Padang where the sect, led by 44-year-old Dedi Priadi, operates.
They ordered the worshipers to stop their activities before raiding and sealing the building.
Police detained 11 Al-Qiyadah members, including Dedi, in order to prevent “clashes”. The sect members were eventually releases, although Dedi has been ordered to report to the police every day and the building has been secured with a police line.
In Bogor regency, West Java, police sealed off two villas belonging to Al-Qiyadah’s founder Ahmad Moshaddeq or Haji Salam on Friday to prevent any attacks on the property.
Chairman of the Indonesian Ulema Council Ma’ruf Amin said people needed to be wary of Ahmad Moshaddeq’s teachings because he said he was the next prophet after Muhammad.
Ma’ruf said that the sect did not regard daily prayers, fasting or the pilgrimage to Mecca as compulsory.
The MUI has said that any followers of the sect would be considered apostates.
Sudarto, who is also a member of the West Sumatra chapter of the National Commission on Human Rights, said the government should stay neutral.
He said sealing off the sect’s building and requiring its leader in West Sumatra to report to the police over a personal issue was against human rights.
“The state has again used the Criminal Code against the sect for tarnishing a mainstream religion.
“The Criminal Code should not be placed above the Constitution, which guarantees people the freedom to perform their own religions and beliefs … ,” he said.
He said the accusations against the sect should be solved through dialog.
In West Sumatra, Dedi Priadi claimed to have 4,000 followers, mostly students.
In his teachings, he says praying once a day at night, instead of five times, is enough, but denies the sect is blasphemous.
Gusrizal Gazahar of the West Sumatra chapter of the Indonesian Ulema Council said they have monitored the sect for some time and had even sent two people inside the organization.
“The sect is misleading and not Islam. But it claims to be Islam so we ask the government to ban it and call the people involved to get back on the right track,” Gusrizal said.
The West Sumatra Provincial Prosecutor’s Office released a decision banning Al-Qiyadah Al-Islamiyah on Friday.
http://www.thejakartapost.com/detailheadlines.asp?fileid=20071008.A05&irec=4
Filed under: News | No Comments »
Tidak semua peristiwa alam dapat dijelaskan dengan akal. Dalam koleksi ini disajikan keajaiban alam. Koleksi ini dikumpulkan sedikit demi sedikit dari internet. Jika anda merasa dapat memberikan tambahan keterangan pada koleksi di bawah ini, silahkan beri komentar anda !. Mohon bersabar apabila agak lambat, karena fotonya ditampilkan semuanya..
![]() |
![]() ![]() |
Dari HP Zulherman Tanpa sengaja waktu dijalan ngeliat genangan air
berlafalkan ALLAH… subhanallah ( LOKASI pengambilan photo: Antara Cikarang - Tol Bekasi Timur( Jalan Utama /pinggir jalan Kalimalang ) Allahu Akbar ! )


Lapadz “Allah” yang terbentuk di telinga seorang bayi
Thanks for erwin atas sumbangan photonya.

Lafaz Allah pada Awan


Dahliani (26), pembuat kue Agar-Agar yang berlafazdh “Allah” di atasnya.
Dia memperlihatkan kue tersebut kepada wartawan di rumahnya di Desa Baet Kecamatan Baitussalam Aceh Besar, Rabu (28/3)–foto: RAKYATACEH.COM


Lafal Allah pada Sebutir Telur

Lafal Allah pada Sehelai Daun

Buah Terong yang berlafal Allah

Kalimat Allah terbentuk di Langit, pada waktu Senja ( Matahari Terbenam )

Batu karang yang sedang sujud.

Pohon Kaktus yang tumbuh membentuk Lafal Allah.

Buah Labu

Lafaz Allah tertulis dengan Jelas di Tanah Africa, di lihat dari satelit.

Lafaz Allah di Buah Melon

Lafaz Allah di Lautan , di lihat dari Satelit

Lafaz Allah di Tangan kita

dua Tempat suci umat islam, di lihat dari atas satelit, berkilau.

MEKKAH BERKILAU –
Ini adalah hasil pencitraan dari IKONOS Satelite milik Space Imaging Inc, AS. Masjidil Haram yang ‘diintai’ oleh AS pada 31 Oktober 1999 itu menampilkan fenomena menakjubkan. Terlihat di gambar hanya bagian Masjidil Haram saja yang berkilau sementara bangunan di sekitarnya tampak lebih gelap. Subhanallah. (NASA Astronomy Picture of The Day) (sumber : http://www.spaceimaging.com/gallery/ioweek/archive/01-12-09/index.htm)

Lafal Allah di Langit Ciputat.
(Foto : Andie wibianto)

Tulisan Allah di buah Terong

Yang terbaru adalah jilatan api saat terjadi ledakan di pipa gas milik Pertamina di lokasi lumpur Lapindo, jalan Tol Porong-Gempol KM 38 22 November 2006 lalu.
Api yang membubung setinggi hampir 1 kilometer itu ternyata sempat membentuk lafal Allah dalam tulisan Arab beberapa saat. (Foto: Samuel Johnson)

SEBATANG POHON SENDUDUK DENGAN BERBENTUK HURUFJAWI ALIF, LAM, LAM, HA ATAU EJAAN ‘ALLAH’ .”Allah Hu Akhbar.”
Terima kasih buat Ahmadi dari malaysia yang sudah mengirimkan photo ini.

Hasil foto satelit memperlihatkan riak-riak gelombang Tsunami di Sri Lanka mirip tulisan kaligrafi “Allah”. (Foto: Globalsecurity. Org)

Masjid di Meulaboh, Aceh, yang berkubah warna gelap ini tampak tetap berdiri.
Sejumlah bangunan di sisi-sisinya tampak tidak tersisa tersapu tsunami. (Foto: Setpres/Dudi Anung)

Bangunan untuk bersujud kepada-Nya di salah satu sudut kota Meulaboh ini tampak tetap berdiri kokoh.
Bangunan di sekitarnya roboh tersapu gelombang tsunami, kecuali pohon kelapa. (Foto: Indra Shalihin)

Masjid berkubah putih di sudut lain kota Meulaboh juga tampak tetap berbentuk.
Sekitarnya, tampak porak-poranda. (Foto: Setpres/Dudi Anung)


LEBAH YANG MENULIS “ALLAHU”
(Those who are familiar with Arabic will easily be able to identify what this beehive spells - “Allahu”)

Akan terlihat dengan jelas lafal “Allah” pada batu permata tersebut bila disinari dengan cahaya

Mawar Merah di Angkasa
“Selain itu (sungguh ngeri) ketika langit pecah belah lalu menjadilah ia mawar merah, berkilat seperti minyak”
(Ar-Rahman: 37)
Gambar di atas adalah gambar ledakan bintang di angkasa yang diperoleh NASA dengan Teleskop yang sangat canggih. Kejadian tersebut membuktikan kebenaran Al-Quran yang diturunkan 14 abad yang lalu pada surah Ar-Rahman di atas.


POHON YANG SEDANG RUKU
This is a recently discovered phenomenon in a forest near Sidney. As you can see, the bottom half of the tree trunk is bowed in such a way that it resembles a person in a posture of Islamic prayer - the ‘ruku’. Looking closer you can see the ‘hands’ resting on the knees. the most amazing thing is that the ‘man’ is directly facing the Kaaba, Mecca which is the direction Muslims all over the world face when in prayer.


Sesungguhnya ALLAH Maha berkuasa dan dapat menjadikan apa saja yang pernah ataupun tidak pernah terfikir oleh manusia.Ini merupakan keajaiban alam ciptaan ALLAH.

THE FISH TESTIFIES THE PROPHET (S.A.W)
The story of the fish began when Mr. Goerge Wehbi, a Christian Lebanese, was practicing his fishing hobby, in Dakar Senegal (the Capital of West Africa). He caught many fish. When the went home his wife saw among them a strange fish about 50cm length, with some arabic writing on it. He took it to Sheikh al-Zein, who read clearly what was writen in a natural way. That could not be done by a human being, but rather a Godly Creation which the fish was born with. He read “God’s Servant” on its belly and “Muhammad” near its head, and “His Messenger” on its tail


LAA ILAA HA ILLALLAH WRITEN IN BRANCHES
One brother on Germany wrote and sent this photo. “The branches clearly say in Arabic that- There is no god but Allah. This is said to be a scene on a piece of cultivated farmland in Germany. Many Germans have been said to have embraced Islam upon seeing this miraculous sight and that the German government put steel fences around the part of the farm to prevent people from visiting and witnessing this miraculous site”

Lapadz “Allah” yang terbentuk di telinga seorang bayi

Awan yang membentuk Lapadz “Allah”, kejadian ini diabadikan oleh seseorang di Mekkah

MOSQUE STILL STANDS AFTER EARTQUAKE IN TURKEY
A mosque still stands amidst the rubble of collapsed buildings in this aerial view of a neigborhood in the western Turkish town of Golcuk, 60 miles east of Istanbul, August 19, 1999. The death toll from western Turkey’s worst recorded eartquake surpassed 6,000, as hope waned of finding any of the thousands still missing under the mountains of rubble.


Menurut pemiliknya kalau dilihat dari dekat Gambar di atas
menunjukkan kalimah “Lailahaillah” terbentuk pada seekor ikan

Filed under: Misc | 6 Comments »